• 6

    Jun

    Mas TINO Pengusaha Kerak Telor Betawi

    Mas Tino yang berasal dari Lampung Sumatra mengantisipasi hidup dengan membuka Usaha Kerak Telor Betawi.Dalam berjualan Kerak Telor Betawi mas Tino berpindah-pindah dari satu kota ke kota lain dengan mengikuti rombongan pasar malam di setiap kota.Saat diwawancarai pada artikel ini mas Tino sedang berjualan di alun-alun Pemda Gunungkidul dalam rangka hari jadi Kabupaten Gunungkidul. Perlengkapan yang dibawa mas Tino adalah : A.Angkringan yang berisi alat masak: 1. Anglo 2.Arang kayu 3. Wajan kecil 4. serok 5.Tepas 6. Dinglik untuk duduk B. Bahan makanan untuk membuat kerak telor Betawi : 1. Telur ayam 2. Telur bebek 3. Beras ketas 4. Brambang goreng 5. Bubuk mrica 6. bubuk garam dapur 7. Roico 8. Abon sapi 9.Kelapa yang sudah diparut 10 .Air untuk masak 11. Kertas minyak untuk pembungkus 1
  • 3

    Jun

    Budidaya Kelinci "Alternatif Bisnis di Masa Krisis"

    Kesulitan ekonomi dimasa krisis seperti sekarang ini menuntut kita semua untuk kreatif dalam upaya menjaga kelangsungan hidup.Salah satu alternatif bisnis cerdas dalam masa sulit ternyata betrenak kelinci mampu memberikan tambahan pemasukan yang signifikan bagi para peternak. Mengapa kelinci perlu dibudidayakan ? 1. Nilai komersial Kelinci diternakkan untuk menghasilkan daging ( daging kelinci bebas kolestrol ), fur ,wool maupun untuk percobaan 2. Penghasil pupuk kandang Kotoran kelinci sangat bagus untuk pupuk tanaman 3. Perkembangbiakkan cukup tinggi Kelinci mampu berkembang biak mencapai 390 % pertahun yang otomatis daging yang dihasilkanpun semakin banyak. 4. Ada tambahan nilai lebih bila kita beternak kelinci Selain daging yang bisa dimanfaatkan kelinci juga menghasilka
  • 2

    Jun

    Mas Wanto Perintis Wiraswasta dari Gunungkidul

    Mas Wanto yang berdomisili di Singkar,Wareng Wonosari Gunungkidul merintis usaha dari awal dengan ketekunan dan ketlatenan .Dia seorang pemuda yang lulus dari salah satu SMK di Gunungkidul yang kemudian bekerja atau magang di Jepang selama 3 tahun.Setelah pulang dari Jepang mas Wanto memulai berwiraswasta dengan beternak ayam petelur. Pertama kali mencoba beternak ayam petelur mas Wanto menurunkan bibit ayam sekitar 2000 ekor,modal kandang dan lokasi milik sendiri ,kandang sebagian besar terbuat dari bambu yang dengan mudah bisa didapatkan dari pekarangannya. Kendala yang dialami mas Wanto saat pertama kali beternak adalah banyaknya bibit ayam yang terkena penyakit KORISA ( batuk pilek ) dan GUMBARO yang salah satu penyebabnya adalah karena vaksinasi yang kurang teratur.Mas Wanto kemudian
  • 2

    Jun

    Mbak Sutinah Pengusaha Angkringan Yang Gigih dari Gunungkidul

    Persaingan mendapatkan lapangan kerja semakin hari semakin ketat,perlu kiat-kiat agar dapat lolos memasuki dunia kerja.Tetapi kenyataan di lapangan tidak semua orang bisa tertampung di lembaga-lembaga formal, perusahaan instansi pemerintah dan sebagainya.Salah satu contohnya adalah mbak Sutinah. Mbak Sutinah yang berdomisili di dusun Singkar II desa Wareng kecamatan Wonosari menyadari setelah tidak dapat tertampung di lapangan kerja Formal maka salah satu lahan untuk mendapatkan rezeki adalah dengan berwiraswasta.Dengan bermodalkan grobag angkringan mbak Sutinah mendirikan warung angkringan yang berlokasi didepan sekolah Dasar Inpres Singkar,Wareng. Dengan modal seperangkat alat masak: anglo, ceret, wajan, ketel, piring,sendok ,gelas, termos, teko, dan sebagainya serta modal Rp 400.000
  • 29

    May

    Mas Gunaryanto Calon Pengusaha dari mulai jual pulsa

    Perjuangan mendapatkan dan menjemput rezeki dari Alloh SWT perlu terus digencarkan tidak sebatas mencari kerja dan menjadi pegawai atau PNS.Lowongan kerja apalagi lowongan PNS saat ini betul-betul terbatas.Sering terjadi yang dibutuhkan ratusan yang mendaftar puluhan ribu pendaftar.Bila orientasi sekolah adalah mencarikerja maka lulusan perguruan tinggipun bisa mengganggur,tetapi bila orientasi dan tujuan sekolah adalah menciptakan lapangan kerja maka Insya Alloh Rezeki Alloh sangat luas dan tidak akan jadi pengganggur. Contoh kongkritnya adalah profil di bawah ini: Namanya Mas Gunaryanto , lulusan SMA yang belum ada bekal ketrampilan dari sekolah ,setelah lulus dia melihat ada kios yang nganggur di dekat rumahnya.Mas Gunadi berpikir apa yang mau dikerjakan dengan melihat kios yang ngga
  • 28

    May

    Pemancingan dan Rumah Makan MINOSIMO Ponjong Gunungkidul

    MasTardi nama panggilannya,atau nama lengkapnya mas SUTARDI seorang karyawan sekolah swasta di daerah Playen Gunungkidul yang juga pelatih bela diri TAPAK SUCI merintis usaha pemancingan ikan dan rumah makan dengan menu Ikan Bakar di daerah SIMO , Genjahan Ponjong Gunungkidul,Yogyakarta. Beliau merintis usaha ini betul-betul dari nol baik modal ,ketrampilan maupun modal berujud dana.Pekarangan yang ditempati orangtuanya waktu sebelum menjadi Rumah Makan hanya berupa sepetak tanah yang penuh dengan semak belukar,tetapi kebetulan disamping tanah tersebut mengalir aliran selokan untuk pengairan sawah di sekitar kecamatan Ponjong . Mas TARDI waktu itu berpikir keras, bila tanah tersebut hanya ditanami padi maka untuk memanen harus menunggu 4 bulan lamanya, itu saja belum kalau ada resiko hama
  • 28

    May

    Mas SURWAN FRENGKI Merintis Bengkel di Semin Gunungkidul

    Sempitnya lapangan kerja perlu diantisipasi oleh seluruh lapisan masyarakat,tidak terkecuali Mas SURWAN FRENGKI R seorang sarjana lulusan UNY tahun 2008 merintis wiraswasta membuka bengkel sepeda motor dan mobil .Mas Surwan memberi nama bengkelnya HENGKI MOTOR yang beralamat di jalan Semin - Cawas km 1.5 tepatnya di sebelah utara KUD SUBUR Semin.Bengkel ini dirintis sewaktu mas Surwan masih kuliah di tingkat akhir yaitu pada tahun 2007. Dengan kemauan yang kuat dan tekad yang bulat serta doa yang maksimal mas Surwan merintis bengkel dengan bermodalkan sebuah kios pemberian orang tuanya serta peralatan bengkel yang menghabiskan dana sekitar 3 juta rupiah. Bengkel ini bergerak dibidang servis sepeda motor dan servis mobil. Dengan pelayanan yang ramah dan servis yang baik sampai saat ini bi
  • 27

    May

    Mas TOKI SUNARTO Pengusaha Potong Rambut Merakyat

    Mengantisipasi sempitnya lapangan kerja saat ini diperlukan kiat-kiat khusus demi mendapatkan rezeki dari Alloh SWT .Salah satu wiraswastawan muda yang merintis usaha menjadi pengusaha potong rambut adalah Mas TOKI SUNARTO . Mas TOKI SUNARTO mangkal di jalan Siyonoharjo -Playen Km 1,5 ,dari bundaran siyono ke arah kecamatan Playen .Kiosnya di sebelah kanan jalan ,cukup sederhana tetapi laris didatangi masyarakat . Mas TOKI SUNARTO nama calon pengusaha muslim ini memulai usaha membuka usaha potong rambut pada tahun 2007 dengan modal sekitar 2 juta rupiah.Modal tersebut dipakai untuk sewa kios dan membeli peralatan alat cukur ,sisir ,gunting , kaca dan sebagainya. Setiap hari rata-rata 10 sampai 12 orang mencukurkan rambutnya di tempat mas TOKI SUNARTO. langganan mas Sunarto adalah masyara
  • 11

    May

    Mas Sapangat Wiraswasta Gigih dari Gunungkidul

    Lapangan kerja yang semakin sulit mendorong seluruh komponen masyarakat untuk mengantisipasinya dengan berbagai cara.Pendapat lama yang mengatakan bahwa yang namanya bekerja adalah menjadi pegawai harus kita kikis habis.Penekanan bahwa semua pekerjaan adalah baik yang penting qalal perlu kita masyarakatkan.Salah satu dari usaha mencari rezeki tersebut adalah warung kelontong , dan inilah yang dilakukan oleh seorang pejuang ekonomi dalam mengantisipasi kiat-kiat mencukupi hidup dan melatih diri menjadi pengusaha. Mas Sapangat yang di masyarakat sering di panggil Mas Pangat dengan bermodalkan membuat warung kecil dedepan Pool Maju Lancar, berwiraswasta menjual barang-barang kelontong seperti gula, sabun, minuman kemasan , shampoo, permen dan sebagainya.Dengan ketekunan dan kegigihan mas Pan
  • 7

    May

    "Mas Suparno" Calon Pengusaha dari Gunungkidul

    Persaingan  untuk mendapatkan lapangan kerja yang semakin ketat membutuhkan kegigihan dan perjuangan yang maksimal. Memutar otak dan pikiran diperlukan agar dapat eksis dibidang ekonomi untuk memenuhi kebutuhan hidup yang semakin komplek. Salah satu pejuang dengan kegigihan yang tinggi untuk menyiasati kebutuhan  ekonomi ekonomi adalah Mas SUPARNO . Pria asal Karang Anyar Boyolali ini berwiraswasta menjadi pejuang di bidang ekonomi di jalan Wonosari-Yogya Km3 persisnya di depan Pool PO “Maju Lancar” dengan berjualan Helm dan Accecoris sepeda motor.Dengan menyewa sebuah kios Mas Suparno stand by menunggui dagangannya dari jam 07.00 pagi sampai jam 21.00 WIB. Barang -barang yang dijual antara lain Helm dan accecoris sepeda motor.Harga helm yang dijual bervariasi dari y
-

Author

Follow Me